Cegah Inflasi Dengan Koin Dinar Emas

Apa itu inflasi??? Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain : konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator. Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun.

Apa itu koin dinar emas??? Koin dinar emas adalah koin emas 22 karat dengan berat 4,25 gram dan diameter 23 mm yang dapat berfungsi sebagai alat investasi dan proteksi nilai kekayaan. Di Indonesia, koin dinar emas diproduksi langsung oleh produsen emas paling terpercaya yaitu Unit Bisnis Logam Mulia – PT. Aneka Tambang, Tbk (BUMN). Berat koin dinar sebesar 4,25 gram disimpulkan berdasarkan hadits Rasulullah SAW “Timbangan mengikuti yang digunakan penduduk Mekah, Takaran mengikuti yang digunakan penduduk Madinah”. Dari hadits Rasulullah SAW tersebut, Dr. Qaradawi menyimpulkan bahwa berat 1 Dinar adalah sama dengan 4.25 gram timbangan saat ini ; sedangkan berat 1 Dirham adalah 2.975 gram. Trus..mengapa 22 karat? 22 karat berdasarkan fakta-fakta sejarah berikut ini :

a. Semasa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam masih hidup; beliau belum (memerintahkan ) mencetak Dinar Islam sendiri. Berarti Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam menggunakan Dinar yang diproduksi oleh dunia di luar Islam.  Apa yang ada sebelum Islam atau di luar Islam kemudian juga digunakan oleh beliau, maka  ini menjadi ketetapan atau taqrir beliau – yang ber ati Dinar (uang emas) diluar Islam-pun boleh digunakan oleh umat Islam.

b. Dinar baru mulai dicetak di Kekhalifahan Islam pada jaman Kekhalifahan Mu’awiyah bin Abu Sufyan (41-60H) ; namun pada jaman itu uang emas dari Byzantine tetap juga digunakan bersama Dinar Islam.Dinar baru mulai dicetak di Kekhalifahan Islam pada jaman Kekhalifahan Mu’awiyah bin Abu Sufyan (41-60H) ; namun pada jaman itu uang emas dari Byzantine tetap juga digunakan bersama Dinar Islam.

c. Pada jaman Kekhalifahan Abdul Malik bin Marwan (75 H-76 H) barulah beliau melakukan reformasi finansial, dimana hanya Dinar dan Dirham Islam yang dipakai di Kekhalifahan.Pada jaman Kekhalifahan Abdul Malik bin Marwan (75 H-76 H) barulah beliau melakukan reformasi finansial, dimana hanya Dinar dan Dirham Islam yang dipakai di Kekhalifahan.

d. Sampai abad 19 koin-koin emas yang ada di dunia hanya berkadar antara 0.900 % – 0.9166 % atau yang paling mendekati adalah 22 karat ( 22 karat = 22/24 = 0.917%).Sampai abad 19 koin-koin emas yang ada di dunia hanya berkadar antara 0.900 % – 0.9166 % atau yang paling mendekati adalah 22 karat ( 22 karat = 22/24 = 0.917%).

Contoh koin dinar emas

Contoh koin dinar emas

Seperti yang telah disebutkan diatas, inflasi merupakan berkurangnya nilai mata uang dalam artian harga semakin mahal tidak sebanding dengan besarnya pendapatan yang diterima. Contoh simplenya seperti berikut : kalau dulu kita dengan Rp. 50 kita bisa mendapatkan 1 buah permen sedangkan kalau sekarang untuk beli 1 buah permen butuh Rp.100. Contoh tersebut sebagai contoh simple, bahwa nilai uang semakin menurun dan hal ini berlaku dimana-mana.

Untuk mengantisipasinya, kita harus mulai menabung. Menabung bukan dalam bentuk uang kertas yang real dimana nilai nominalnya tidak sebanding dengan nilai intrinsiknya, tapi lebih berupa aset/barang. Tidak semua barang bisa dijadikan aset untuk menahan inflasi. Kita harus memilih aset yang harganya stabil dan semakin lama semakin meningkat. Aset tersebut bisa berupa tanah/rumah dan bisa berupa emas.

Emas merupakan salah satu contoh barang yang tahan terhadap inflasi. Dari sejak jaman dulu, nilai emas selalu stabil dan harganya semakin lama semakin meningkat. Emas tidaklah cocok untuk investasi jangka pendek tetapi lebih kepada investasi jangka panjang, untuk menjaga uang kita agar nilainya tidak menurun. Investasi emas bisa berupa emas perhiasan, emas batangan, koin emas 24 karat dan koin dinar emas. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan dan kelemahan koin dinar emas akan dijabarkan dibawah ini :

Kelebihan Dinar Kelemahan Dinar
1. Memiliki sifat unit account ; mudah dijumlahkan dan dibagi. Kalau kita punya 100 Dinar – hari ini mau kita pakai 5 Dinar maka tinggal dilepas yang 5 Dinar dan di simpan yang 95 Dinar.
2. Sangat liquid untuk diperjual belikan karena kemudahan dibagi dan dijumlahkan di atas.
3. Memiliki nilai da’wah tinggi karena sosialisasi Dinar akan mendorong sosialisasi syariat Islam itu sendiri. Nishab Zakat misalnya ditentukan dengan Dinar atau Dirham – umat akan sulit menghitung zakat dengan benar apabila tidak mengetahui Dinar dan Dirham ini.
4. Nilai Jual kembali tinggi, mengikuti perkembangan harga emas internasional; hanya dengan dikurangkan biaya administrasi dan penjualan sekitar 4% dari harga pasar. Jadi kalau sepanjang tahun lalu Dinar mengalami kenaikan 31 %, maka setelah dipotong biaya 4 % tersebut hasil investasi kita masih sekitar 27%.
5. Mudah diperjual belikan sesama pengguna karena tidak ada kendala model dan ukuran.
1. Di Indonesia masih dianggap perhiasan, penjual terkena PPN 10% (Sesuai KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83/KMK.03/2002 bisa diperhitungkan secara netto antara pajak keluaran dan pajak masukan toko emas maka yang harus dibayar ‘toko emas’ penjual Dinar adalah 2%).
2. Ongkos cetak masih relatif tinggi yaitu berkisar antara 3% – 5 % dari nilai barang tergantung dari jumlah pesanan. 

 

Apa itu wakala induk nusantara??? Wakala induk nusantara adalah wakala Pusat Dinar Dirham yang berfungsi sebagai pusat distribusi Dinar Emas Islam dan Dirham Perak Islam dengan layanan berupa penukaran IGD dan ISD dengan mata uang rupiah atau logam emas dan perak, gateway fisik dari e-Dinar, jasa penitipan, Payment System, Konsultasi qirad dan e-qirad, Kliring dan memfasilitasi Market / e-market.Wakala merupakan badan yang bertanggung jawab dalam penjualan/pembelian koin dinar emas yang resmi di indonesia.

Wakala Induk membawahi beberapa wakala umum dan tidak langsung melayani publik. Wakala umum ini berupa cabang dalam penjualan koin dinar emas di indonesia. Hampir di setiap kota-kota besar memiliki wakala. Wakala Induk menyediakan Dinar, Dirham dalam pecahan:

Pecahan Dinar
½ Dinar 2,125 gram emas (22 karat, 917, Diameter: 20 mm)
1 Dinar 4,250 gram emas (22 karat, 917, Diameter: 23 mm)
2 Dinar 8,500 gram emas (22 karat, 917, Diameter: 26 mm )
Pecahan Dirham
1/6 Dirham 0,496 gram perak (perak murni, 999, Diameter: 15 mm)
½ Dirham 1,487 gram perak (perak murni, 999, Diameter: 18 mm)
1 Dirham 2,975 gram perak (perak murni, 999, Diameter: 25 mm)
2 Dirham 5,950 gram perak (perak murni, 999, Diameter: 26 mm)
5 Dirham 14,875 gram perak (perak murni, 999, Diameter: 27 mm)

Untuk daftar alamat jaringan wakala umum diseluruh indonesia, bisa diakses melalui link ini. Untuk daerah Bandung, dipegang oleh Wakala Sauqi dengan contact person Devid Hardi/Wahdi Putra yang beralamat di Jl. Sarijadi Raya No 52 – Bandung, telp: 0813 1093 1528, 022 2010576, E-mail: rsauqi@yahoo.com. Pengen tau lebih lanjut tentang Wakala Sauqi bisa diakses ke blognya di http://wakalasauqi.blogspot.com/.

Bagi yang belum tahu, Sarijadi terletak di daerah bandung utara dengan jalan menuju ke arah Ledeng/Lembang. Jika kita kearah bandung utara melalui jl Setiabudhi, sebelum sampai ke terminal ledeng, disebelah kiri masuk menuju jl Gegerkalong. Ikuti terus jl. Gegerkalong sampai kedalam, lewati kantor pos polisi, lewati mesjid (*disebelah kanan), terus turun kebawah. Kemudian kalian akan menemui dealer service Yamaha disebelah kiri, kira2 tidak sampai 10 meter kalian akan menemui Wakala Sauqi disisi sebelah kiri jalan. Mudah2an informasi yang saya coba rangkum ini, bisa bermanfaat untuk kita semua. Wassalamu’alaikum wr.wb😀

Sumber : Wikipedia Inflasi 

Wikipedia Dinar Emas

Dinaremasku

Wakala Induk Nusantara

Wakala Sauqi

Author tidak ada hubungan sama sekali dengan Wakala Induk Nusantara ataupun Wakala Sauqi. Author hanya ingin menyampaikan informasi tempat pembelian koin dinar emas yang resmi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s