Pandangan Islam Terhadap Valentine

14 februari? Valentine! Itu pasti yang terbayang oleh teman-teman semua. Mungkin ada beberapa diantara kalian yang sudah berencana merayakannya. Tapi temans semua sudah tau belum latar belakangnya valentine? Saya akan coba memaparkannya sedikit :

Sejarah Valentine
Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik dan telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen. Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 – 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang. Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada santo Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.
Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya : ‘From Your Valentine‘.
Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Valentine.

Kesimpulan
1. Valentine merupakan ritual ibadah keagamaan umat non muslim, kita sebagai umat Islam haram untuk merayakannya/memperingatinya. Allah SWT memerintahkan kita untuk tidak mencampuradukkan ajaran agama Islam dengan ajaran agama lainnya, hal ini berdasarkan ayat berikut : Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku (QS. Al-Kaafiruun [109] : 6). Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka (HR. Ahmad).
2. Kita sebagai umat islam juga dilarang mengikuti kebiasaan perilaku yang tidak diajarkan dalam Islam, hal ini berdasarkan hadits berikut : Kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut memasukinya. Para sahabat lantas bertanya, “Siapa ‘mereka’ yang baginda maksudkan itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang-orang …” (HR. Bukhari).
3. Kita sebagai umat Islam harus menjadi umat yang cerdas dan pintar dizaman yang serba modern ini. Segala sesuatu yang kita lakukan akan dimintai pertanggung jawabannya. Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya (QS. Al Isra [17] : 36).
4. Valentine merupakan suatu perayaan yang mengeksploitasi cinta, kasih sayang,  pergaulan dan seks bebas yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam.

One response to “Pandangan Islam Terhadap Valentine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s